Knowledge

Pendapatan ada, tetapi belum menutup pengeluaran

Data awal program mencatat pendapatan dan pengeluaran 25 peternak. Pada seluruh catatan itu pengeluaran bulanan lebih besar daripada pendapatan, dan selisihnya mengikuti pola yang bisa dijelaskan.

Sumber Lampiran 5, Data PeternakanTabel 1 dan Tabel 3 · Subproposal SI PATRIOT

Angkanya lebih dulu

Dua puluh lima peternak, dengan total 158 ekor sapi perah. Setiap ekor menghasilkan rata rata 9 liter susu per hari, dan susunya dihargai Rp7.700 per liter. Harga itu sama untuk semua peternak.

Total 25 peternak, per bulan
PosJumlah
PendapatanRp328.482.000
PengeluaranRp339.407.407
Selisih−Rp10.925.407

Dibagi rata, selisihnya sekitar Rp437.016 per peternak per bulan. Itu bukan angka yang dihitung terpisah, melainkan hasil pembagian total kerugian dengan jumlah peternak.

Yang membuatnya tidak biasa

Pada kebanyakan data usaha, ada yang untung dan ada yang rugi, lalu rata ratanya jatuh di suatu tempat. Di sini tidak begitu. Seluruh 25 peternak mencatat pengeluaran lebih besar daripada pendapatan. Tidak ada satu pun yang positif.

Peternak dengan 27 ekor sapi, yang terbesar dalam data ini, berpendapatan Rp56.133.000 sebulan dengan pengeluaran Rp58.000.000. Selisihnya minus Rp1.867.000. Peternak terkecil dengan skala jauh di bawahnya juga minus, hanya angkanya lebih kecil.

Kenapa polanya rapi

Kerapian itu ada penjelasannya, dan penting untuk tidak salah membacanya. Dalam data ini setiap sapi diasumsikan menghasilkan 9 liter per hari, dan harga jualnya seragam Rp7.700. Artinya pendapatan setiap peternak praktis merupakan kelipatan jumlah sapinya.

Karena pengeluaran juga bergerak mengikuti jumlah ternak, selisihnya ikut proporsional. Yang punya sapi lebih banyak rugi lebih besar dalam rupiah, tetapi persentasenya mirip.

Angka 9 liter per ekor dan harga Rp7.700 berlaku seragam di seluruh tabel sumber. Ini menyederhanakan hitungan, tetapi juga berarti data ini menggambarkan kondisi rata rata, bukan variasi harian antar peternak. Perbedaan produksi antar individu sapi tidak terlihat di sini.

Apa yang boleh disimpulkan

Yang bisa dibaca dari tabel ini: pada tingkat harga dan produktivitas sekarang, skala usaha saja tidak menyelesaikan masalah. Menambah sapi menambah pendapatan, tetapi menambah pengeluaran dengan laju yang sedikit lebih cepat.

Karena itu program tidak diarahkan pada penambahan jumlah ternak. Yang disasar adalah sisi pengeluaran, lewat efisiensi pakan, dan sisi pencatatan, supaya selisih seperti ini terlihat lebih awal.

Apa yang tidak boleh disimpulkan

Data ini adalah potret kondisi awal yang dikumpulkan saat penyusunan proposal. Beberapa hal yang tidak bisa ditarik darinya:

  • Ini bukan data time series, jadi tidak bisa dipakai menyimpulkan tren naik atau turun.
  • Angka produksi 9 liter adalah nilai yang dipakai seragam, bukan hasil pengukuran per ekor.
  • Belum ada data sesudah program berjalan, sehingga tidak ada pembanding.
  • Rincian komponen pengeluaran tidak dipecah per peternak di tabel ini.

Untuk melihat bagaimana catatan produksi harian dibaca per dusun, halaman Knowledge memakai data simulasi yang ditandai sebagai simulasi.